Sembilan bulan,
Tubuhku menyulam sebuah mahakarya
Mahakarya pemujaan cinta
Dengan sebersit sukma melekat padanya
Teraba denyut jantung indah bernada
Mengalun lembut tenangkan jiwa
Sesekali gerak tubuh nyata terasa
Bergetar, bergelombang, bergeliat, gelitik raga
Elus lembut sang penanam sentuh rasa
Kedamaian hati menyembul dari balik duka
Duka yang terkadang tiba ketika sakit mendera
Hingga…
Tepat dipukul 19.15
Di sebuah ruang dingin yang terasa panas…
Terdengar tangis teramat kuat nan indah….
Membahana… hingga tak kuasa mata ini membuncah…
Selamat datang di dunia, bidadariku…
Untuk sesaat saja pejamkan dulu matamu,
Sebelum terangnya sinar sang ruang menusuk pupil mungilmu…
Dan tenanglah, biarkan dekapan cintaku memulai hari-harimu…
Tags: kelahiran
Kucoba telisik suara pagi
Namun kicau burung tak ada lagi
Laksana tercekik tak mampu bernyanyi
Memandang langit hanya ada kelabu
Lalu ke mana warna biru itu?
Yang biasa ada hiasi siang hariku
Mataharipun tenggelam di ufuk barat daya
Namun tak sedikitpun kulihat jingga
Sebab sosoknya tak lagi membawa cahaya
Dan ketika malam, tak tampak jua sang kirana
Apalagi bintang dengan kilauannya
Seakan angkasa telah hilang, jatuh menimpa kepala
Kehampaan… itu yang kurasa
Setelah fajar tadi, kau pergi selamanya
Tags: kehilangan
Resapi…
Dentingan gitar di antara lentik jemari
Memetikkan cintamu
Di tiap hembusan nada yang tercipta
Jiwai…
Alunan syahdu melodi dalam dada ini
Berlirikkan namamu
Di tiap kumandang syair yang terukir
Reff :
Di malam bergerimis gelap,
Aku berharap…
Kau kembali temani bernyanyi
Binasakan dinginnya sepi
Di hari berteteskan hujan,
Aku berangan…
Senandung kita tak akan berhenti
Mengaliri hangatnya mimpi
Merindu…
Sengaja kutuang dalam cawan lagu merdu
Ungkapan sederhana
Untuk senyum terindah yang pernah nyata
Tags: Lagu cinta
Sehari setelah Valentine
Kulihat kau lahir di antara cahaya
Tubuh rentan mungil berhias sayap malaikat
Suci… tak bernoda
Sehari setelah Valentine
Tangismu membahana perdengarkan gaung surga
Terdengar indah di tengah keengahan nafas
Merdu, denyutkan jantung yang nyaris berhenti
Sehari setelah Valentine
Jantungku dan jantungmu tak lagi bersatu
Terlepas sudah dari dalam raga
Namun tetap ada dalam jiwa dan cinta, selalu
Dan linangan airmata jatuh pancarkan bahagia
Akan karunia terindah yang telah tiba
Pelangi bertanya padaku
Apa warnamu, hujan?
Bukankah air itu tak berwarna
Bening, sebening hatiku
Bisakah kau lihat cintaku?
Dan pelangi kembali bertanya
Kenapa kau selalu menghindari aku, hujan?
Bukankah bila aku masih di sini,
kau tak kan datang
Jadi kenapa kau bertanya?
Lagi-lagi pelangi bertanya
Kapan kita bisa saling beriringan?
Bukankah seharusnya kau tahu jawabnya
Kita tak mungkin bersama
Sudahlah berhentilah bertanya!
Sebab kalau kau masih ragu
Tanyakan saja pada gerimis
Karena dialah yang terdekat denganmu
Lengkungan terbias di cermin buram
Tak yakin tampak namun kutahu indah
Kedipan perlahan tersemat suram
Terhalang kabut namun tetaplah terindah
Rinduku terhampar di pasir tak bertuan
Cintaku terbelenggu di sekat dinding kelabu
Langkahi jurang terpuruk terjal dalam impian
Menggapai beribu malam tak pernah mampu
Bukalah sedikit celah untukku menggugah
Bisikkan kedamaian yang belum terjamah
Ungkapkan misteri yang tak pernah kau sadari
Bahwa hati telah membuncah resah terpatri
Seketika surga menghening
Tak ada canda dan tawa
Malaikat-malaikat kecil
Jatuh ke bumi…

Tubuh lemah patah sayap
Melawan panas sang mentari membakar
Tergolek tak berdaya
Bertahan dalam kabut gelap sang malam
Ku di sini,
Rindui kembalinya sang penghuni surga
Tags: semoga cepat sembuh anakku...
S A H A B A T
Temaniku
Ketika mendung pudarkan warna
Munculkan mentari gradasikan pelangi
Bersamaku
Ketika kaku beku berselimut salju
Bangkitkan bara hangatkan hati
Salam persahabatan,
Onik
Tags: cinta, kehidupan, keluarga, perkenalan, sahabat, ucapan terima kasih